Jumat, 13 April 2012

Seni dalam bersabar

"Kullu atiin Qoriib-Setiap yang akan datang itu dekat" (Pepatah Arab/Mahfudzot)


Dari pepatah berbahasa arab tersebut mengajarkan kepada kita akan pentingnya kesabaran tersebut. Kalau tidaklah karena kesabaran maka Thomas Alva Edison tidak dapat menemukan bola lampu yang setelah ratusan kali percobaaan baru berhasil. Tidak bisa kita byangkan betapa sabarnya beliau

"Rome not build in a day-Roma tidak hanya dibangun dalam sehari" arti dari idomatic Expression ini adalah semua butuh waktu seperti halnya dalam membangun kota roma yang tidak hanya di bangun dalam sehari saja.

Didalam ayat Qur'an pun banyak diterangkan tentang kesabaran.

... وَمَا عِندَ اللّهِ بَاقٍ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُواْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ ﴿٩٦
Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (An-n NAhl:96) 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ ﴿١٥٣﴾
١Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.(Al-Baqoroh:153)

 Oleh karena itu sabar itu merupakan pilihan.


Sabar itu tak mudah sobat, tapi kalau mau bersabar Insya Allah akan di beri kemudahan.Aamiin.




Selasa, 03 April 2012

Rahmat seluruh alam

Cahaya ini cahaya abadi
Takkan dipadami oleh tangn keji
Terang menyinari pelosok negri
Dengan peluh pejuang mu'min sejati

(Lirik Nasyid-Izzatul Islam "Cahaya Abadi")
 

Sebuah ungkapan mengatakan "cerna dulu jangan di telan bulat-bulat karena hanya anak-anaklah yang hanya makan tanpa di cerna terlebih dahulu"

 Ya, seperti makanan berita pun demikian. Banyak orang yang menstigmatisasi/ menggambarkan islam dengan kekerasan. Dari maraknya berita yang menyudutkan Islam. Di karenakan terdakwanya berbusana Muslim dan Bertakbir.

Secara etimologis (asal-usul lughawi), “Islam” berasal dari bahasa Arab,
salima yang artinya selamat. Dari kata tersebut terbentuk  aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk dan patuh.
Orang yang ingin selamat hidupnya dunia dan akhirat, mesti taat kepada Allah swt karena semua makhluk di langit dan di bumi pada hakikatnya tunduk kepada Allah saja.

Dari kata aslama ini terbentuk kata Islam. Pemeluknya disebut sebagai Muslim. Orang yang memeluk Islam berarti menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaran Allah, demikian kata Drs. Nasruddin Razak, 1989:56-57.
Dalam alQuran, kata aslama digunakan dengan beberapa perubahan:
  • Aslama berarti menyerahkan diri (Ali Imran: 83)
  • Taslima berarti penyerahan total (An-Nisa: 65)
  • Salim berarti bersih atau suci (Asy-Syu’ara: 89)
  • Salam berarti keselamatan atau kesejahteraan (Az-Zumar: 73)
  • Salam yang berarti damai (Muhammad: 35)
(sumber Tahajudcallmq.wordpress.com) 

Oleh karena itu seorang Muslim harus taat akan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Juga dituntut bagi kita memberikan kesan bahwa islam itu adalah agama yang damai, Adapun kita diwajibkan berjihad mengangkat senjata dalam kondisi tertentu yaitu ketika ummat Islam di tindas di suatu wilayah.

Sangat memprihatinkan ketika tertangkapnya teroris di Pondok Aren dan orang menstigmatisasi orang Muslim dan Muslimah bercadar.Www.Republika.co.id.

 Ilustrasi gambar dari Republika.co.id.


Islam tidak mengajarkan akan kekerasan, dan islam tidak pula mengajarkan akan menebar teror dalam negeri yang sedang dalam keadaan damai.

Justru Islam membawa keindahan. Justru Islam mengangkat derajat para wanita yang sebelum Rasul di kubur hidup-hidup, Justru islam memberikan solusi ekonomi tanpa riba dan maysir (spekulasi), Islam mengajarkan tenggang rasa kepada tetangga dan lain-lain.

Memang berita yang di blow-up para jurnalis memang sering tidak berimbang, sedangkan banyak pula orang-orang yang ingin agar gerakan Islam tidak mendapatkan ruang. Oleh karena itu mereka memanfaatkan isu-isu tersebut dan di besar-besarkan untuk kepentingannya.

Wa llohu a'lam bi showab.


Kamis, 29 Maret 2012

Apa yang akan ditinggalkan?

Gajah mati meninggalkan Gading, Harimau mati meninggalkan belangnya, dan manusia mati meninggalkan namanya. (Peribahasa)

peribahasa di atas menjelaskan bahwasanya kita sebagai manusia berpulang hanya meninggalkan nama saja. Apakah itu menjadi nama yang baik ataupun menjadi nama yang cemar, karena perilaku kita semasa hidup

Harta benda semua yang melekat di diri kita semuanya kan hilang. Hanya lah sementara . Bahkan harta benda yang diwarisi pun tidak begitu langgeng akan bertahan lama. Rasul  kita Muhammad yang mulia hanya mewarisi Hadist dan Al- Qur'an, bukan warisan harta. Namun Hadist dan Al-Qur'an tidak habis di gunakan ummatnya sampai saat ini.

Ilmu pun sebuah warisan yang gak akan habis di gunakan. Karena ilmu dapat dipakai selama-lamanya. Maka bahagialah seorang guru yang mewarisi ilmunya di dunia ini, karena selama ilmu tersebut terus di pelajari dan membawa manfaat maka pahalanya akan terus mengalir.

Trimurti gontor adalah kisah dari tiga bersaudara yang sampai saat ini warisannya tetap bermanfaat. Yaitu pondok pesantren modern Gontor. Dan Para kader Gontor sampai saat memberdayakan skill mereka untuk memajukan ummat. Mungkin untuk anda yang belum mengenal mereka berikut akan saya tulis dari sumber yang saya pelajari.


       Pondok Gontor didirikan pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur oleh tiga bersaudara putra Kiai Santoso Anom Besari. Tiga bersaudara ini adalah KH Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fananie, dan KH Imam Zarkasy yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti.

       Pada masa itu pesantren ditempatkan di luar garis modernisasi, para santri pesantren oleh masyarakat dianggap pintar soal agama tetapi buta akan pengetahuan umum. Trimurti kemudian menerapkan format baru dan mendirikan Pondok Gontor dengan mempertahankan sebagian tradisi pesantren salaf dan mengubah metode pengajaran pesantren yang menggunakan sistem watonan (massal) dan sorogan (individu) diganti dengan sistem klasik seperti sekolah umum. Pada awalnya Pondok Gontor hanya memiliki Tarbiyatul Atfhfal (setingkat taman kanak-kanak) lalu meningkat dengan didirikannya Kulliyatul Mu'alimin Al-Islamiah (KMI) yang setara dengan lulusan sekolah menengah. Pada tahun 1963 Pondok Gontor mendirikan Institut Studi Islam Darussalam (ISID).

       Pesantren Gontor dikelola oleh Badan Wakaf yang beranggotakan tokoh-tokoh alumni pesantren dan tokoh yang peduli Islam sebagai penentu Kebijakan Pesantren dan untuk pelaksanaannya dijalankan oleh tiga orang Pimpinan Pondok(Kyai) yaitu KH Hasan Abdullah Sahal (Putra KH Ahmad Sahal). Dr. KH Abdullah Syukri Zarkasy (putra KH Imam Zarkasy)dan KH Syamsul Hadi Abdan,S.Ag. Tradisi pengelolaan oleh tiga pengasuh ini, melanjutkan pola Trimurti (Pendiri). (Sumber Wikipedia)

dari Pondok pesantren tersebutlah kini kita memiliki dua kader terbaiknya yaitu:
1. DR. Hidayat Nur Wahid
2. DR. Din Syamsudin
tentunya masih banyak kader gontor yang tidak kalah baiknya. Namun yang ternama menurut saya adalah mereka berdua. Sampai saat ini.


Tentunya sampai saat ini banyak orang yang namanya tetap harum. Lantas apa yang dapat kita tinggalakan untuk anak cucu kita? Seperti dach jadi orang tua saja ya??hehehe..

Bukanlah harta benda melainkan amal baik. Dan nama baik kita akan tercatat. Ataupun amal buruk, sehingga yang tertinggal adalah nama yang cemar. Naudzu billah... 


 

 

Minggu, 25 Maret 2012

Negeri kita,rumah kita

 Lebih baik di sini, rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah yang kuasa
Semuanya ada di sini
Rumah kita.
(God bless)

Rumput tetangga selalu lebih hijau. (pepatah)

Arti dari pepatah tersebut adalah perasaan kurang merasa puas dengan apa yang kita miliki. Baik yang ada di rumah kita, maupun yang berada di negeri kita. kurang nya perasaan "qonaah" atau "nrimo ing pandum" yang artinya menerima akan apa adanya yang kita miliki. Selalu silau akan yang dimilki oleh orang lain.


Ada satu kisah yang bisa di ambil hikmahnya. Dari seorang jenaka bernama Nasrudin Hoja.

   Pada suatu hari Nasruddin Hoja kehilangan kuncinya. Lantas ia mencarinya di pekarangan rumah. Tetangganya yang menyaksikan penasaran dan ingin bertanya.
Tetangga Nasrudin :Hai Nasrudin sedang apa kau?
Nasrudin : Aku sedang mencari kunci rumahmu yang hilang.
Tetangga Nasrudin: Coba ingat baik-baik di mana kau menghilangkannya!
nasrudin : Aku menghilangkannya di dalam rumahku
Tetangga Nasrudin: Kalau hilang di dalam rumah, lantas mengapa engkau mencarinya di dalam pekarangan?
Nasruddin: Ya karena di dalam teralu gelap.

   Akhirnya tetangga Nasruddin hanya menggeleng-geleng keheranan. Tahukah anda akan hikmah yang ingin dismpaikan dari kisah Nasruddin Hoja tersebut? yaitu bahwasanya kuncinya ada di dalam rumah kita sendiri mengapa kita silau akan yang di luar.

   Sahabatku, apabila mengambil istilahnya dokter bahwasanya negeri kita didiagnosis sedang saklit keras. Namun kuncinya itu ada pada kita. Jangan silau akan negara lainnya yang maju. Contohnya :kasus korupsi, kasus narkoba yang pelakunya ternyata oknum polisi sendiri, dan banyak kasus-kasus yang lainnya.

Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah merasa qonaah dengan yang kita milki, dan berikutnya cari jalan keluarnya. Belum tentu di tempat lain metode yang diterapkan ,dapat kita terapkan pula di sini....

 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 
"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: ""Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"". (Ibrahim;7)
  

Kamis, 22 Maret 2012

Berat maupun Ringan atas kuasa-Nya

 
Do not anticipate trouble, or worry about what may never happen. Keep in the sunlight. -Jangan hindari masalah, atau kekhawatiran tentang yang tidak akan terjadi. Tetaplah dalam sinar mentari
Quote/Kutipan :Benjamin Franklin (1706 - 1790)
 
Pesan dari yang di sampaikan oleh Benjamin Franklin di atas mengatakan bahwasanya kita harus senantiasa tetap melangkah, jangan terpengaruh akan hal-hal yang akan membuat kita risau.

     Masih teringat saya akan pesan dari Ustadz yusuf mansyur pada akhir tahun tepatnya 31 Desember 2011 lalu di Masjid At-Tiin. Ketika beliau menjadi salah satu pembicara dalam acara refleksi akhir tahun. Beliau menegaskan "Jama'ah At-tiin yang di rahmati Allah, mudah-mudahan tahun 2012 yang akan datang lebih baik lagi. Dan hanya kepada Allah lah kita bergantung. Bukan pada Uang" Kira- kira seperti itu yang beliau ucapkan, yah mungkin beda sedikitlah maklum sudah cukup lama. 

    Beliau mengatakan bahwasanya kalau kita di gaji kita hanya sebesar Rp. 10.000,- sedangkan Allah menghendaki kita masih bisa hidup. Karena hanya Allah sajalah yang dapat mencukupi Rizki kita. Beliau menyambung ceramahnya "Ibu dateng nih ye ke pasar cuma bawa uang Rp.10.000,- kira-kira dapat gak lengkap nasi dan lauk pauknya?"

   Pikirku "ya mana mungkin pedagang kan juga mau untung?" Tetapi kenyataannya beda ternyata pedagangnya sedang berbaik hati. "Bu ini nasi dan lauk pauknya buat  ibu, saya lagi ulang tahun." Lalu ibu dalam cerita itu menjawab "Oh, terima kasih  bang, ngomong-ngomong besok ulang tahun lagi gak?" Hahaha...

  Mungkin ada benarnya, atau mungkin juga logika kita sudah dibatasi oleh materi. Padahal apa sih yang gak mungkin bagi Allah seperti yang termaktub dalam ayat Al-Qur'an.
 Al-Baqarah:117

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَإِذَا قَضَى أَمْراً فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia.

   Bagi Allah tidak ada yang sulit hanya untuk sekedar memberikan keringanan beban hidup maupun beratnya beban hidup itu semudah bagi-Nya membalikkan telapak tangan. Yang perlu kita lakukan hanyalah tetap mengingat-Nya jangan berpaling dari-Nya. Rizki ada ditangan Allah. Semua atas kehendak-Nya.





 
 

Malam ini bintang begitu indah.


The Milky Way upon the heavens
Is twinkling just for you
And Mr. Moon he came by
To say goodnight to you.
(Bait lagu-Michael learn to rock "Sleeping Child")

Salah satu keindahan yang dibuat oleh Allah di alam semesta ini adalah bintang gemintang. Dan Allah mencatatnya dalam surat-surat Al qur'an yang mulia.
وَعَلامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ

"Allah menjadikan bagi para musafir tanda-tanda yang mereka dapat gunakan sebagai petunjuk di bumi dan sebagai tanda-tanda di langit" (QS. An Nahl: 16)

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ
“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang.” (QS. Al Mulk: 5)

إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ

Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang.” (QS. Ash Shofaat: 6)

Dan masih banyak lagi manfaatNya.

Subhanallah, sebelum sains modern berkembang ternyata Al-Qur'an mencatat ilmu Astronomi tersebut. 

Terkadang aku sering terhanyut memandangi langit. Seakan-akan mereka dapat menghilangkan beban yang memenuhi kepalaku, menghilangkan sesak di dadaku atas sesaknya, dikarenakan rasa sempit dari ambisi duniawi..

Oh indahnya bintang Gemintang.
Oh Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; alladzii lahu mulku ssamaawaati wal-ardhi.
betapa kecil diriku di tengah karya-Mu yang sangat Besar.

Rabu, 21 Maret 2012

do'a pengikat Hati (Do'a Robithoh)

Sebuah ungkapan yang indah dari peribahasa bahasa Inggris "Birds with same feather flock together-Burung yang memiliki bulu sama terbang bersamaan".

Peribahasa ini mengandung arti bahwasanya setiap orang yang memiliki kesamaan dalam minat berkumpul bersama. Tetapi dalam dakwah mereka bukan berkumpul karena minat, melainkan dakwah adalah menerima panggilan ilahi. Dan bahagialah bagi mereka. Karena dakwah mereka akan di balas dengan surga..

Dan berikut adalah do'a untuk mengikat hati. Ikatan hati bagi satu persaudaraan. Persaudaraan Muslim..

Ya Alloh, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati kami ini telah berkumpul karena cinta kepada-Mu, bertemu karena taat kepada-Mu, bersatu karena dakwah-Mu, dan saling mengikat janji untuk membela syariat-Mu. Karena itu, kuatkanlah ikatan kesatuannya, kekalkanlah kecintaanya, tunjukilah jalannya, penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup. Lapangkanlah dadanya dengan pancaran iman kepada-Mu dan tawakal yang baik kepada-Mu. Hidupkanlah ia dengan mengenal-Mu dan matikanlah dengan meraih syahadah di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pelindung dan penolong. Ya Alloh, kabulkanlah permohonan kami ini. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami, Muhammad SAW, juga segenap keluarga dan sahabatnya.